EkonomiPemerintah Sepakat Naikkan HET Minyakita

Pemerintah Sepakat Naikkan HET Minyakita

Pemerintah resmi menyepakati rencana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita, minyak goreng bersubsidi yang selama ini menjadi andalan masyarakat berpenghasilan rendah.

Keputusan ini diumumkan Menteri Perdagangan Budi Santoso usai menggelar rapat koordinasi lintas kementerian pada Kamis (4/6/2026).

Kesepakatan Lintas Kementerian

“Menindaklanjuti rapat sebelumnya di kantor Kemenko Pangan, jadi hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi (HET) untuk Minyakita,” ujar Budi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Keputusan ini disepakati usai rakor antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Perdagangan bersama kementerian teknis lainnya.

Meski begitu, belum ada kesepakatan terkait berapa besar kenaikan HET, termasuk kapan kenaikan itu akan ditetapkan secara resmi.

Dipicu Kenaikan Harga CPO dan Biaya Produksi

Pemerintah menyebut ada dua faktor utama yang mendorong penyesuaian HET ini. Keputusan menaikkan HET Minyakita diambil setelah pemerintah mempertimbangkan kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Selain dipengaruhi kenaikan harga bahan baku, rencana penyesuaian HET juga didorong oleh meningkatnya biaya produksi dan distribusi, termasuk biaya kemasan yang terus mengalami kenaikan.

“Biaya produksi, distribusi, termasuk kemasan sudah naik,” tegas Budi.

Penyesuaian juga dilakukan mengingat HET Minyakita telah berlaku lebih dari tiga tahun atau sejak 2024.

Tunggu Harga CPO Stabil

Meski keputusan menaikkan HET sudah bulat, pemerintah belum mau terburu-buru menetapkan angka pasti.

Pemerintah masih ingin melihat perkembangan harga CPO yang saat ini masih berfluktuasi.

Harganya sempat mengalami kenaikan dengan rata-rata Rp15.445 per kilogram, namun sempat turun ke level Rp14.000 per kilogram, sebelum kini mulai merangkak naik kembali.

Budi menekankan pemerintah akan menunggu harga CPO stabil sebelum menetapkan harga pasti kenaikan HET Minyakita.

Ia memperkirakan keputusan final akan diambil dalam satu atau dua pekan ke depan.

“Ya, jadi tadi sepakat seperti itu, mungkin dalam waktu 1 sampai 2 minggu, segera kita lakukan penyesuaian apabila harga relatif normal ya, harga CPO,” tutur Budi.

HET Saat Ini Masih Rp15.700 per Liter

Sebagai informasi, saat ini HET Minyakita masih dibanderol menggunakan penetapan harga sebelumnya, yakni Rp15.700 per liter.

Angka tersebut baru akan berubah setelah pemerintah mengeluarkan regulasi resmi yang saat ini masih dalam pembahasan antar kementerian dan lembaga terkait.

Minyakita merupakan merek dagang pemerintah untuk menghadirkan harga minyak goreng yang terjangkau, yang berasal dari kewajiban eksportir minyak sawit memenuhi domestic market obligation (DMO).

Kebijakan ini menjadi perhatian luas masyarakat mengingat Minyakita adalah salah satu komoditas pokok yang paling banyak dikonsumsi rumah tangga Indonesia.

Populer