BPI Danantara resmi membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) pada 18 Mei 2026 sebagai perantara ekspor komoditas nasional. Perusahaan ini akan menjadi makelar perdagangan komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, serta paduan logam ke luar negeri.
Pembentukan Danantara Sumberdaya tertuang dalam SK pengesahan AHU-0039765.AH.01.01.Tahun 2026 tertanggal 19 Mei 2026. Keputusan itu menjelaskan telah dibentuk sebuah badan usaha baru dengan tujuan kegiatan usaha sesuai KBLI 64200, yaitu aktivitas perusahaan holding.
Susunan Manajemen
Struktur pengurus DSI hanya memiliki satu komisaris dan satu direksi. Jabatan Direktur diduduki oleh Luke Thomas Mahony, sementara posisi Komisaris dipegang oleh Harold Jonathan Dharma TJ.
Penunjukan Luke Thomas Mahony diumumkan oleh Rosan Roeslani seusai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Profil Direktur: Luke Thomas Mahony
Pemerintah Indonesia menunjuk seorang ahli pertambangan asal Australia, Luke Thomas Mahony, sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Sebelum menduduki posisi puncak di DSI, Mahony telah terlibat dalam kepengurusan internal sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia sejak September 2025. Rekam jejaknya di sektor domestik juga mencakup jabatan penting di PT Vale Indonesia Tbk.
Luke Mahony juga sempat berkarir di PT Vale Indonesia Tbk. sebagai Chief Strategy and Technical Officer dari Juli 2024 hingga September 2025. Ia lama berada di Grup Vale, pernah menjabat sebagai Direksi dan Chief Technical Officer di Vale Base Metals, serta menduduki berbagai posisi strategis sejak tahun 2014 hingga 2022.
CEO Danantara Rosan Roeslani menjelaskan alasan pemilihan Luke, yakni rekam jejaknya yang dinilai bagus. “Jadi bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya juga jelas, seperti kita bangun Danantara dulu,” ujar Rosan.
Misi dan Latar Belakang Pembentukan PT DSI
Pemerintahan Presiden Prabowo membentuk PT DSI dengan tujuan memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam sekaligus menutup celah praktik kurang bayar pajak. Semua ekspor sumber daya alam akan dikelola satu pintu melalui BUMN yang ditunjuk. Komoditasnya meliputi kelapa sawit, batu bara, hingga paduan besi ferro alloy.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembentukan PT DSI juga ditujukan untuk menutup praktik under-invoicing dalam kegiatan ekspor, yakni pelaporan harga barang lebih rendah dibandingkan nilai transaksi sebenarnya. Menurut dia, skema tersebut selama ini membuat sebagian keuntungan dinikmati melalui entitas perusahaan di luar negeri.
Pihak manajemen Danantara kini sedang merampungkan susunan kepengurusan lengkap sebelum memperkenalkannya secara resmi kepada publik. Pengumuman resmi mengenai penunjukan jajaran direksi dijadwalkan bakal terlaksana dalam waktu dekat.
PT Danantara Sumberdaya Indonesia merupakan BUMN baru di bawah naungan BPI Danantara yang diberi mandat sebagai pengekspor tunggal komoditas strategis Indonesia. Kehadiran wajah asing di kursi pimpinan perusahaan ini menjadi perhatian publik di tengah proses sosialisasi kebijakan ekspor satu pintu yang tengah berjalan.
