NasionalPrabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR, Pidato Soal Ekonomi Makro RAPBN 2027

Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR, Pidato Soal Ekonomi Makro RAPBN 2027

Prabowo tiba di Gedung Parlemen Jakarta pukul 09.30 WIB, hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya kompak mengenakan setelan jas berwarna biru dan dasi biru.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026). Berdasarkan pantauan, Prabowo tiba di Gedung Parlemen Jakarta pukul 09.30 WIB, hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya kompak mengenakan setelan jas berwarna biru dan dasi biru.

Prabowo dan Gibran kemudian melakukan sesi foto bersama para Pimpinan DPR, mulai dari Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, hingga Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, sebelum memasuki ruang Rapat Paripurna.

Momen Bersejarah Pertama Kali

Kehadiran Presiden Prabowo di rapat paripurna ini menjadi perhatian khusus karena merupakan kali pertama ia hadir sejak dilantik sebagai Presiden. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengakui ini adalah pertama kalinya presiden hadir di level Rapat Paripurna DPR.

Prabowo juga menjadi presiden pertama dalam sejarah yang menyampaikan langsung pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) di hadapan DPR. Pada tahun-tahun sebelumnya, materi tersebut biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan sebagai wakil pemerintah.

Prabowo dijadwalkan memberikan pidatonya pada pukul 10.25 WIB, usai Rapat Paripurna DPR RI dibuka, dan direncanakan berbicara selama 45 menit.

Tiga Agenda Utama Rapat Paripurna

Ada tiga agenda utama dalam Rapat Paripurna DPR RI hari ini: pertama, penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh Pemerintah; kedua, laporan Badan Legislasi DPR RI atas Evaluasi Perubahan Kedua Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2026; dan ketiga, pendapat fraksi-fraksi atas RUU usul inisiatif Komisi III tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kehadiran Presiden disebut sekaligus memanfaatkan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden ingin menjadikan momentum tersebut sebagai ajang memperkuat persatuan nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Karena kebetulan tanggal 20 Mei merupakan Hari Kebangkitan Nasional, Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa,” ujar Prasetyo.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa dokumen KEM-PPKF tahun ini memuat berbagai program unggulan Presiden, sehingga dianggap lebih tepat jika dipresentasikan langsung oleh kepala negara.

Selain menghadiri rapat paripurna DPR, Prabowo juga dijadwalkan hadir dalam forum energi kawasan ASEAN di acara IPA Convex 2026, yang akan dihadiri banyak pengusaha sektor migas dari kawasan ASEAN.

Populer