OtomotifHonda Tinggalkan EV, Pamerkan Prototipe Hybrid Accord dan Acura RDX Generasi Baru

Honda Tinggalkan EV, Pamerkan Prototipe Hybrid Accord dan Acura RDX Generasi Baru

Honda resmi mengumumkan pergeseran besar strategi bisnisnya dari kendaraan listrik (EV) menuju teknologi hybrid. Dalam konferensi bisnis tahunan yang digelar di Jepang, pabrikan asal Jepang itu memperkenalkan dua prototipe kendaraan hybrid generasi terbaru yang menjadi sinyal kuat masa depan lini produknya.

Dua prototipe tersebut diberi nama Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype, yang diyakini sebagai gambaran awal dari Honda Accord dan Acura RDX generasi berikutnya. Honda memastikan versi produksi kedua kendaraan ini akan hadir di pasar dalam dua tahun ke depan.

Desain yang Lebih Tajam dan Modern

Honda Hybrid Sedan Prototype tampil dengan siluet fastback yang lebih rakis dan bergaya, berbeda dari Honda produksi saat ini. Kendaraan ini tampak sedikit lebih besar dari Accord generasi sekarang, dengan roofline fastback yang mengindikasikan pintu bagasi gaya hatchback, bukan bagasi sedan konvensional.

Sementara itu, Acura Hybrid SUV Prototype hadir dengan tubuh lebih berkontur, intake bumper depan yang agresif, bahu yang tegas, serta lampu belakang berbentuk huruf V. Siluetnya sangat cocok dengan teaser resmi yang dirilis Januari 2026, sehingga hampir dipastikan ini adalah penerus RDX yang telah dihentikan produksinya.

Kedua model ini akan menggunakan sistem hybrid generasi berikutnya yang mulai hadir pada 2027. Honda menargetkan peningkatan efisiensi bahan bakar lebih dari 10% sekaligus pengurangan biaya produksi komponen sebesar 30%, yang kemungkinan berarti motor listrik yang lebih kecil namun lebih bertenaga. Sistem ini juga dilengkapi unit penggerak empat roda (AWD) elektrik yang baru dikembangkan.

Putar Balik dari EV, Fokus ke Hybrid

Langkah ini merupakan respons langsung atas kegagalan strategi EV Honda. Honda baru saja melaporkan kerugian tahunan pertamanya sejak menjadi perusahaan publik pada 1957. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan minat konsumen Amerika yang lesu terhadap kendaraan listrik, Honda kini memindahkan fokusnya ke “keranjang hybrid”.

Dari total anggaran ¥6,2 triliun (sekitar $39,25 miliar) yang dialokasikan hingga 2029, sebesar ¥4,4 triliun ($27,85 miliar) diperuntukkan bagi mesin bensin dan hybrid, sementara belanja untuk EV murni dipangkas menjadi hanya ¥0,8 triliun ($5,06 miliar).

Target 15 Model Hybrid Sebelum 2030

CEO Honda, Toshihiro Mibe, menyatakan perusahaan akan meluncurkan 15 model hybrid secara global sebelum Maret 2030, dengan fokus utama di pasar Amerika Utara. Honda juga berencana memanfaatkan kembali arsitektur dan komponen dari program 0-Series yang dibatalkan untuk diintegrasikan ke dalam kendaraan hybrid mendatang. Pabrik perakitan di Ohio pun akan diarahkan untuk mendedikasikan seluruh kapasitas kosongnya bagi produksi kendaraan berbahan bakar konvensional dan hybrid.

Populer