IslamiHaji 2026: Lebih dari 130 Ribu Jemaah Indonesia Sudah di Tanah Suci,...

Haji 2026: Lebih dari 130 Ribu Jemaah Indonesia Sudah di Tanah Suci, Puncak Haji Tinggal Dua Pekan

Sebanyak 92.767 jemaah Indonesia sudah berada di Makkah hingga 10 Mei 2026, sementara total 132.057 jemaah yang tergabung dalam 341 kelompok terbang telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Musim haji 1447 H terus berjalan dengan lancar. Sebanyak 92.767 jemaah Indonesia sudah berada di Makkah hingga 10 Mei 2026, sementara total 132.057 jemaah yang tergabung dalam 341 kelompok terbang telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Waktu terus berjalan — puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah diperkirakan jatuh pada 26 Mei 2026, diikuti Hari Raya Idul Adha pada 27 Mei 2026.

Jemaah gelombang kedua yang tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, sudah mengenakan kain ihram sejak berada di bandara keberangkatan di tanah air, untuk mengefisiensi waktu karena mereka langsung diberangkatkan menuju Makkah guna melaksanakan Umrah Wajib. Makkah kini menjadi pusat pergerakan ratusan ribu jemaah dari seluruh dunia yang terus berdatangan.

Di sisi operasional, penerbangan haji berjalan lebih dari memuaskan. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat tingkat ketepatan waktu penerbangan haji mencapai 96 persen hingga pertengahan fase pemberangkatan, dengan 310 dari 322 penerbangan tercatat berangkat sesuai jadwal. Bandara Juanda Surabaya menjadi embarkasi tersibuk dengan melayani 25.794 jemaah dalam 68 kloter, disusul Bandara Soekarno-Hatta dengan 20.031 jemaah dan Bandara Adi Soemarmo Solo dengan 19.002 jemaah.

Layanan konsumsi pun tak kalah tertib. Sebanyak 51 dapur katering menyiapkan makanan untuk jemaah yang tersebar di 177 hotel dalam 527 kelompok terbang. Per 11 Mei 2026, tercatat 1.193.534 boks makanan telah terdistribusi tanpa gangguan besar. Sistem digital kini digunakan untuk memantau ketepatan distribusi secara real time, sekaligus mendeteksi potensi keterlambatan atau kekurangan porsi.

Di balik kabar baik itu, duka pun tak terelakkan. Sebanyak 67 jemaah haji Indonesia dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi, sementara jumlah jemaah yang wafat di Tanah Suci hingga 10 Mei 2026 mencapai 24 orang. Cuaca menjadi tantangan terbesar — suhu Arab Saudi dilaporkan mencapai 45 derajat Celsius, memaksa petugas kesehatan bekerja ekstra keras menjaga kondisi fisik jemaah, terutama lansia.

Pemerintah meminta seluruh jemaah untuk menjaga stamina dan mematuhi aturan setempat. Jemaah diingatkan untuk tidak sembarangan mengambil foto atau video terhadap warga setempat, karena sudah ada jemaah Indonesia yang hampir dideportasi akibat melanggar aturan tersebut. Puncak haji tinggal dua pekan lagi — seluruh perhatian kini tertuju pada kelancaran wukuf di Arafah yang menjadi inti dari seluruh rangkaian ibadah.

Populer