TeknologiMeta Ray-Ban Display Kini Terbuka untuk Aplikasi Pihak Ketiga, Era Baru Kacamata...

Meta Ray-Ban Display Kini Terbuka untuk Aplikasi Pihak Ketiga, Era Baru Kacamata Pintar Dimulai

Meta akhirnya membuka pintu ekosistemnya. Raksasa media sosial itu mengumumkan bahwa kacamata pintar Ray-Ban Display kini dapat menjalankan aplikasi buatan pengembang luar — sebuah langkah besar yang dinilai para analis sebagai titik balik bagi masa depan perangkat wearable AR.

Sejak kacamata itu diluncurkan, hanya aplikasi internal Meta yang bisa memanfaatkan layar in-lens berukuran 20 derajat field-of-view tersebut. Kini, keterbatasan itu resmi berakhir. Meta membuka platform kacamata pintarnya kepada para pengembang independen.

Dua Jalur Pengembangan

Meta menawarkan dua jalur bagi pengembang. Pertama, melalui Meta Wearables Device Access Toolkit, yakni SDK native untuk iOS dan Android yang memungkinkan developer memperluas aplikasi mereka ke layar kacamata menggunakan Swift atau Kotlin. Kedua, jalur web app berbasis HTML, CSS, dan JavaScript — cocok untuk mereka yang ingin membangun pengalaman mandiri tanpa perlu mempelajari teknologi baru.

Pengembang juga mendapat akses ke Neural Band, gelang yang membaca sinyal otot jari untuk mengendalikan kacamata, membuka peluang interaksi bebas tangan yang sesungguhnya.

Apa Saja yang Bisa Dibuat?

Meta mengarahkan para pengembang untuk fokus pada pengalaman yang sesuai dengan karakter layar monokulir — singkat, dapat dilihat sekilas (glanceable), dan informatif. Beberapa kategori yang disarankan antara lain information overlays, streaming media, real-time data seperti skor pertandingan atau pembaruan status, hingga micro-apps. Meta bahkan mempertimbangkan mini-game seperti chess, snake, dan brick breaker.

Sebagai contoh, CTO Meta Andrew Bosworth memperlihatkan sebuah aplikasi awal bernama “Darkroom Buddy”, panduan interaktif pengembangan film analog yang dirancang sebagai referensi sekilas saat bekerja di kamar gelap.

Fitur Baru Ikut Diluncurkan

Bersamaan dengan pengumuman ini, Meta juga merilis pembaruan untuk pengguna yang sudah memiliki kacamata tersebut. Fitur neural handwriting — yang memungkinkan pengguna membalas pesan dengan menelusuri huruf menggunakan jari — kini tersedia untuk semua pengguna. Selain itu, hadir kemampuan display recording yang merekam tampilan in-lens sekaligus sudut pandang pengguna untuk dibagikan ke orang lain.

Meta juga mengungkap bahwa acara Connect berikutnya sudah dijadwalkan, dan CEO Mark Zuckerberg diperkirakan akan memperkenalkan generasi berikutnya dari Ray-Ban Display.

Kacamata Ray-Ban Display diluncurkan pada September 2025 sebagai produk pertama Meta yang memiliki layar in-lens berwarna penuh.

Dijual seharga $799 dan dibundel bersama Neural Band EMG, kacamata ini tersedia di Best Buy, LensCrafters, Sunglass Hut, dan toko Ray-Ban. Ekspansi ke Kanada, Prancis, Italia, dan Inggris direncanakan pada awal 2026.

Langkah Meta ini hadir di tengah persaingan yang semakin ketat.

Samsung dilaporkan sedang mempersiapkan Galaxy Glasses untuk diluncurkan pada Juli 2026 di acara Galaxy Unpacked London, berdampingan dengan Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, dan Galaxy Watch9.

Dengan dibukanya platform untuk pengembang pihak ketiga, Meta berharap ekosistem aplikasi yang kaya akan mengubah kacamata $799 ini dari sekadar gadget keren menjadi perangkat produktivitas sehari-hari yang tidak tergantikan.

Populer